Archive

Bhumi Marinir

This gallery contains 3 photos.

Pisir-Pijera mengarah kemana, kenanya kemana Bukan karena salah bidik target! Sama sekali bukan itu! Karena bidikan jelas sudah dikunci rapat-rapat dengan satu mata dikunci pada titik 10… tak mungkin salah! Tapi jika salah cara menekan picu, Sekali lagi, ca-ra-me-ne-kan-pi-cu! DORRR!!! Entah kemana lari si peluru Hilang sudah bidikan, Melayang sudah kuncian… Fatal! mengenang kelas menembak …

Read More

Inilah postingan saya yang akan menjadi postingan terpanjang saya selama ini demi memenuhi permintaan teman-teman blogger Bundanya Mahes dan Rifqi Amalia tentang analisa saya mengenai penyebab kematian 50 anak ayam yang tak berdosa dalam tulisan saya yang lalu (baca dulu yang ini), maka dalam postingan kali ini saya akan mencoba mengungkap sebuah realita dimana hal-hal …

Read More

Ya! Saya tahu betapa saya adalah termasuk golongan orang yang beruntung, karena diantara ribuan orang yang susah mencari makan, saya bisa makan 3x sehari dan masih ditambah snack coffee break 2x sehari. Jadi, total ada 5x makan. Menunya pun tidak bisa dibilang biasa, ada sup jamur, rawon, asem-asem, fuyunghai, dll. Untuk snack coffee break, tiap …

Read More

Disebabkan oleh berbagai macam penyebab dimana dari anak ayam ke-1 sampai anak ayam ke-50 penyebab kematiannya tidak ada yang sama, tidak satupun! Tapi yang jelas 50 anak ayam tersebut mati secara bersamaan dalam semalam. Mulai dari yang masuk akal seperti tertabrak motor, ada yang dilindas truck, ada yang keracunan, kelaparan, dijadikan percobaan di laboratorium, terserang …

Read More

Ada lagu, eh tepatnya yel-yel yang liriknya sedikit gag jelas dan dinyanyikan dengan gaya yang gag jelas juga, tapi saya sukaaaaaaaaaa banget. Begini liriknya: Nah tuh bangau terbangnya tinggi (1) Soleram njot-enjotan (2) Soleram njot-enjotan (3) Gue sambit kagak kena-kena (4) Soleram njot-enjotan (5) Soleram njot-enjotan (6) Pada baris ke (1) saat kata-kata ‘nah tuh …

Read More

Tanggal 7 Januari 2011, tibalah saya di Bhumi Marinir, Karangpilang, Surabaya. Bukan karena saya alih profesi dari pegawai bank menjadi prajurit, tapi karena saya dikirim oleh perusahaan untuk menjalani diklat kesamaptaan selama 8 hari. Yang terbayang pertama kali, cool! Wah, bakalan sangat keren nih. Saya merasa tidak sabar untuk lari-lari. Saya tidak sabar diperintah push-up. …

Read More

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.