Bromo!
saat saya mengunjunginya bulan lalu, masi tampak jelas sisa-sisa erupsi beberapa bulan sebelumnya. akses ke penanjakan 1 ditutup, sehingga jalur yang dibuka adalah akses ke penanjakan 2. banyak pohon2 kering dan patah, tapi…
bromo masih cantiiiiik banget…
bagaimana menuju bromo?
ada beberapa alternatif, bisa melalui jalur pasuruan atau probolinggo. sebenernya bisa juga dari jalur lain, yang mana jalur2 lain tersebut kebetulan saya tidak tahu. hehehe…
kalo saya sih lebih suka jalur probolinggo, karena rumah saya di probolinggo.. ^^v
dari terminal probolinggo kita bisa naek angkutan umum berupa elf. pemberhentian terakhir angkutan ini adalah di cemara lawang. biayanya (tahun 2011) sebesar Rp 25ribu.
kalo mau menginap, di cemara lawang banyak sekali rumah2 penduduk yang disewakan. tanya saja kepada orang-orang disana, mereka akan dengan ramah memberi tahu rumah-rumah yang menyewakan kamar. eh tapi ada juga hotel berbintang
nah dari cemara lawang itu untuk menuju kawasan bromo bisa jalan kaki, nyewa ojek atau nyewa jip. biasanya kalo kita nyewa ojek atau nyewa jip, mereka akan menawarkan paket. paket wisata di sekitar kawasan gunung bromo, jadi tidak hanya ke gunung bromonya saja. misalnya ke padang savana, air terjun, bukit teletubies (saya gag tau kenapa namanya ini, konon katanya sih mirip bukit2 yang ada di film anak2 teletubies). dan semua rangkaian wisata itu bisa ditempuh dalam sehari saja lhooo
untuk harga sewa ojek atau jip, biasanya mereka memberi harga sesuai dengan harga pasaran



Mbaaaak saya suka foto yang pertamaaaa kesan gersangnya dapet.
hehe iya setujuuuu