Seandainya…
Kelak kaukan menjalani hidupmu sendiri
melukai kenangan yang tlah kita lalui
yang tersisa hanya aku sendiri disini
kau akan terbang jauh menembus awan…
memulai kisah baru tanpa diriku…
Seandainya kau tau…
ku tak ingin kau pergi
meninggalkanku sendiri bersama bayanganmu
seandainya kau tau…
akukan slalu cinta
jangan kau lupakan kenangan kita slama ini
Kelak kaukan menjalani hidupmu sendiri
melukai kenangan yang tkah kita lalui
kau akan terbang jauh menembus awan
memulai kisah baru tanpa diriku
Seandainya kau tau
ku tak ingin kau pergi
meninggalkanku sendiri bersama bayanganmu
seandainya kau tau
akukan slalu cinta
jangan kau lupakan kenangan kita slama ini
slama ini…
Seandainya kau tau
ku tak ingin kau pergi… ooo…
meninggalkanku sendiri bersama bayanganmu
seandainya kau tau
akukan slalu cinta…
jangan kau lupakan kenangan kita slama ini…hoo…
slama ini…
– Hanyut dalam “Seandainya” Vierra…
– …
– …
Aku takut…
Aku takut kamu pergi. Aku takut membayangkan bagaimana jadinya duniaku jika kamu pergi. Seandainya kamu tau, apa yang terjadi padaku selama ini. Kalau saja kamu tau bagaimana aku merasakan sebuah rasa dalam hati ini daaaan menjalaninya sendirian…
Aku telah sakit ribuan kali, tiap kali mendengar kamu menyukai seseorang yang lain. Tiap kali itu juga aku selalu berusaha untuk berbesar hati, merelakanmu. Ribuan kali yang tidak pernah membuatku terbiasa…
Sehingga kadang aku merasa takut mencintaimu. Aku takut mengharapmu, padahal aku telah jatuh padamu dengan sempurna…
Ah, Seandainya semua menjadi lebih mudah untukku…
Add comment August 9, 2009
Purnama
bulan purnamakah ini? bulan terang benderang, bulan penuh bersinar. bulan purnamakah ini?
sinarnya dingin menyapu hati. di saat asa dan masalah muncul dan tenggelam dari permukaan hati, menatap purnama seperti mendapatkan keteduhan.
lengkap! langit malam lengkap berhias bintang. kelap-kelip kelap kelip. langit cerah. kuharap asa yang padam dan menghitam akan kembali cerah bersinar terang. terang seperti purnama malam ini, cerah seperti langit malam ini.
indahnya!
menjadi penerang diantara kegelapan. bersinar agar terang. tanpa ada keangkuhan yang bertahta megah, meluruhkan segala prasangka yang hanya duga duga. purnama…
aku ingin mendongak terus menatap purnama. mengagumi sinar yang ia tebarkan di langit malam. tak akan kutemui lagi kala mentari esok pagi muncul yang akan menyinari hari. indahnya ingin kukecap terus. indah yang sekejap ini. aku tau ia akan pergi tanpa dapat kupegangi. ah biarlah ia pergi…
duh Gusti, adakah aku akan bertemu purnama lagi?
1 comment June 5, 2009
FEELING GOOD
Birds flying high you know how I feel Sun in the sky you know how I feel Reeds driftin’ on by you know how I feel It’s a new dawn It’s a new day It’s a new life For me And I’m feeling good Fish in the sea you know how I feel River running free you know how I feel Blossom in the tree you know how I feel It’s a new dawn It’s a new day It’s a new life For me And I’m feeling good Dragonfly out in the sun you know what I mean, don’t you know Butterflies all havin’ fun you know what I mean Sleep in peace when the day is done And this old world is a new world And a bold world For meStars when you shine you know how I feel Scent of the pine you know how I feel Oh freedom is mine And I know how I feel It’s a new dawn It’s a new day It’s a new life For me And I’m feeling good
<MUSE – FEELING GOOD>
thanks for u
Add comment May 28, 2009
Inilah curhatku
terinspirasi dari note seorang sahabat…
setiap langkah dalam hidup kita, selalu mempunyai pilihan. mau melangkah ke arah yang baik ato yang buruk. sejak kecil, orang tua kita selalu menanamkan nilai-nilai yang positif kepada kita. nilai2 itu akan kita pegang hingga kita dewasa. nilai2 itu harus tetap dipegang supaya kita tau mana yang baik dan mana yang tidak baik…
aku pernah disakiti oleh seseorang. disakiti hingga lubuk hati yang terdalam, sangat dalam, yang paling dalam. aku memilih! aku memilih menjalaninya, padahal bisa saja aku mengelak. luka itu hingga kini dan sampai kapan pun masih membekas. setiap kali mengingatnya, aku sakit lagi. aku merasakan sakitnya lagi.
aku sudah terlanjur membawa luka trauma itu. aku sudah terlanjur begini. lihatlah aku, aku sudah terlanjur begini. luka itu… seolah aku sudah mentatonya dalam otakku, bersemayam indah dalam alam bawah sadarku. meski menyakitkan, aku tak bisa menghilangkannya. sudah barang kadung…
sakit ini, pernah ingin kuhilangkan dengan rokok. sakit ini, pernah ingin aku hilangkan dengan alkohol. sakit ini, pernah ingin aku hilangkan dengan lari. TAPI TIDAK KULAKUKAN SEMUANYA. aku ingat papa dan mama tercinta, mereka yang menanamkan nilai2 positif di kala aku masih kanak2. ingat kepada teman2, sahabat2, beloved soulmates, yang telah menguatkan aku. mereka semua adalah salah satu sumber penyembuhanku…
terlebih demi papa dan mama, aku bertekad akan menjadi “orang baik”. aku harus jadi “orang baik”..
kepada yang telah menyakiti aku itu, biar saja. aku tak akan menggubrisnya. aku tak punya daya melawannya. setiap orang pasti akan mendapatkan karmanya sendiri2. hidupku, apa2 yang aku tidak punya daya mengatasinya, aku pasrahkan kepada Allah swt. jika aku memang harus melalui ini, maka akan aku jalani..
*Aku berlindung kepada Allah swt dari godaan setan yang terkutuk*
Add comment May 13, 2009
Aku dan Nenekku
nenekku, wanita tua yang kalau jalan sudah membungkuk-bungkuk, matanya sudah rabun meski pakai kacamata, kemampuan mendengarnya sudah sangat berkurang. nenekku sudah tua…
dan kau tau apa yang dilakukannya tiap pagi?
jalan menyusuri gang demi gang di kampung rumahnya, hingga tiba di pasar “yang terdekat” dengan rumahnya. untuk membeli sarapan lontong lodeh favorit kakekku dan belanja sayuran!!! karena kakekku suka nggak mau makan kalo bukan lontong lodeh.
setibanya di rumah, menemani suami sarapan. lalu memasak untuk makanan siang dan malam. aku pernah melihatnya memasak…. banyak sayur yang berjatuhan, banyak bumbu2 yang berserakan. karena beliau sudah rabun, makanya kadang suka nggak tepat masukkan bahan2 ke panci. beliau melantunkan tembang sambil memasak dan aku cuma bisa lihat sambil nahan nangis…. [goblok!]
sorenya membuatkan kakekku kopi dan menghidangkan makanan kecil. gampang ya keliatannya? bagi kita. bagi nenekku itu hal lain. harus meraba-raba ini kopi ya? ini gula ya? sambil memicingkan mata. menuangkan air panas dari termos. aaaaaaaaaaaarrgh rumit buat beliau rasanya. dan aku?? [bodoh!]
nenekku pernah berpesan, “baik-baik ya sama temannya. biar banyak temannya. jangan bertengkar. kalo kamu di jaatin, biarkan saja tidak usah dendam”. iya nek…
nenekku bukan pendendam. nenekku orang yang sabar…
dulu pernah tetangga sebelah rumah beliau yang awalnya sangat baik, berubah menjadi jahat (mungkin karena salah paham entah apa). si tetangga itu membuang semua sampah rumah tangganya di selokan nenekku. so selokan jadi mampet dan baunya sampe ke dalama rumah. kakekku tidak bisa turun tangan membersihkan itu. kakekku tidak kuat berdiri lama.
maka hal yang dilakukannya adalah………… nenekku yang sudah renta itu turun dan masuk selokan untuk membersihkan selokan. hal ini membuat kakekku berang dan segera menelepon pak RT, lalu marah2… nenekku tidak balas dendam, tidak membalas perbuatan tetangganya. dan si tetangga akhirnya minta maaf karepe dewe… ooooh nenekku..
nenekku, aku tak akan sanggup menyamai beliau. aku yang manja ini???
SELAMAT HARI KARTINI NENEKKU SAIANG…. tapi sekarang nenekku sakit. aku sedih….. aku sediiiiiiiiiiiiiiiiiiiih sekali. semoga cepat sembuh nek…
Add comment April 21, 2009
::sebuah sikap::
Bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan dari berapa banyak kita memenangkan pertempuran, tapi juga berapa kali kita bangkit dari kekalahan…
yang penting adalah terus berusaha, terus berjuang. tidak masalah kalau dalam perjuangan itu kita mati, setidaknya kita mati saat berjuang.
Add comment April 3, 2009
Posisi Wuenakkk (PeWe)
nah postingan kali ini sekaligus buat menjawab pertanyaan dalam games hape jum’at malem kemaren. malem itu aku dapet dare buat ngejawab pertanyaan:
“kalo lagi ngayal posisi bercinta apa favorit kamu?”
nah loh, merried aja belon. males juga ngebayangin beginian. trus aku jawab,
“posisi bercinta ala Rasulullah saw” [cieee :p]
tapi malem itu bingung ngejelasinnya posisi bercinta ala Rasulullah itu seperti apa. nah sekarang aku mau jelasin posisi bercinta ala Rasul itu seperti apa. seperti ini lho rek:
<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>
Jima’ (hubungan intim) yang halal merupakan ibadah yang berpahala besar. Rasulullah SAW bersabda, “Dalam kemaluanmu itu ada sedekah”. Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)
Hubungan intim, menurut Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam Ath-Thibbun Nabawi (Pengobatan ala Nabi), sesuai dengan petunjuk Rasulullah memiliki tiga tujuan:
1. memelihara keturunan dan keberlangsungan umat manusia,
2. mengeluarkan cairan yang bila mendekam di dalam tubuh akan berbahaya,
3. meraih kenikmatan yang dianugerahkan Allah.
Wajahnya Muram
Muhammad bin Zakariya menambahkan, “Barangsiapa yang tidak bersetubuh dalam waktu lama, kekuatan organ tubuhnya akan melemah, syarafnya akan menegang dan pembuluh darahnya akan tersumbat. Saya juga melihat orang yang sengaja tidak melakukan jima’ dengan niat membujang, tubuhnya menjadi dingin dan wajahnya muram.” Jima’ juga bermanfaat terhadap kesehatan psikis pelakunya, melalui kenikmatan tiada tara yang dihasilkannya.
Puncak kenikmatan bersetubuh tersebut dinamakan orgasme atau faragh. Meski tidak semua hubungan seks pasti berujung faragh, tetapi upaya optimal pencapaian faragh yang adil hukumnya wajib. Yang dimaksud faragh yang adil adalah orgasme yang bisa dirasakan oleh kedua belah pihak, yakni suami dan istri. Mengapa wajib? Karena faragh bersama merupakan salah satu unsur penting dalam mencapai tujuan pernikahan yakni sakinah, mawaddah dan rahmah. Ketidakpuasan salah satu pihak dalam jima’, jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan mendatangkan madharat yang lebih besar, yakni perselingkuhan.
Namun, kepuasan yang wajib diupayakan dalam jima’ adalah kepuasan yang berada dalam batas kewajaran manusia, adat dan agama. Tidak dibenarkan menggunakan dalih meraih kepuasan untuk melakukan praktik-praktik seks menyimpang, seperti sodomi (liwath) yang secara medis telah terbukti berbahaya. Atau penggunaan kekerasaan dalam aktivitas seks (mashokisme), baik secara fisik maupun mental, yang belakangan kerap terjadi.
Bagi kaum laki-laki, tanda tercapainya faragh sangat jelas yakni ketika jima’ sudah mencapai fase ejakulasi atau keluar mani. Namun tidak demikian halnya dengan kaum hawa’ yang kebanyakan bertipe “terlambat panas”, atau –bahkan— tidak mudah panas. Untuk itulah diperlukan berbagai strategi mempercepatnya.
Dan, salah satu unsur terpenting dari strategi pencapaian faragh adalah pendahuluan atau pemanasan yang dalam bahasa asing disebut foreplay (isti’adah).
Karena dianggap amat penting, pemanasan sebelum berjima’ juga diperintahkan Rasulullah SAW. Beliau bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu.” (HR. At-Tirmidzi).
Ciuman dalam hadits diatas tentu saja dalam makna yang sebenarnya. Bahkan, Rasulullah SAW, diceritakan dalam Sunan Abu Dawud, mencium bibir Aisyah dan mengulum lidahnya. Dua hadits tersebut sekaligus mendudukan ciuman antar suami istri sebagai sebuah kesunahan sebelum berjima’.
Selain ciuman dan rayuan, unsur penting lain dalam pemanasan adalah sentuhan mesra. Bagi pasangan suami istri, seluruh bagian tubuh adalah obyek yang halal untuk disentuh, termasuk kemaluan. Terlebih jika dimaksudkan sebagai penyemangat jima’. Demikian Ibnu Taymiyyah berpendapat.
Berkat kebesaran Allah, setiap bagian tubuh manusia memiliki kepekaan dan rasa yang berbeda saat disentuh atau dipandangi. Maka, untuk menambah kualitas jima’, suami istri diperbolehkan pula menanggalkan seluruh pakaiannya. Dari Aisyah RA, ia menceritakan, “Aku pernah mandi bersama Rasulullah dalm satu bejana…” (HR. Bukhari dan Muslim).
Diperbolehkan bagi pasangan suami istri yang tengah berjima’ untuk mendesah. Karena desahan adalah bagian dari meningkatkan gairah.
Satu hal lagi yang menambah kenikmatan dalam hubungan intim suami istri, yaitu posisi bersetubuh. Kebetulan Islam sendiri memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada pemeluknya untuk mencoba berbagai variasi posisi dalam berhubungan seks. Satu-satunya ketentuan yang diatur syariat hanyalah, semua posisi seks itu tetap dilakukan pada satu jalan, yaitu farji. Bukan yang lainnya. Allah SWT berfirman, “Istri-istrimu adalah tempat bercocok tanammu, datangilah ia dari arah manapun yang kalian kehendaki.” QS. Al-Baqarah (2:223).
Posisi Ijba’
Ijba adalah posisi seks dimana lelaki mendatangi farji perempuan dari arah belakang.
Terkait dengan ayat 233 Surah Al-Baqarah itu Imam Nawawi menjelaskan, “Ayat tersebut menunjukan diperbolehkannya menyetubuhi wanita dari depan atau belakang, dengan cara menindih atau bertelungkup. Adapun menyetubuhi melalui dubur tidak diperbolehkan, karena itu bukan lokasi bercocok tanam.” Bercocok tanam yang dimaksud adalah berketurunan.
Muhammad Syamsul Haqqil Azhim Abadi dalam ‘Aunul Ma’bud menambahkan, “Kata ladang (hartsun) yang disebut dalam Al-Quran menunjukkan, wanita boleh digauli dengan cara apapun : berbaring, berdiri atau duduk, dan menghadap atau membelakangi..”
Demikianlah
udah ke jawab kan guys?
2 comments March 31, 2009
Aha!
ehm urusan asmara yang gag kelar2 biarin dulu deh…
sekarang sibuk wiridan biar lamaran kerja yang kemaren aku kirim, bisa tembus! trus diterima… amin. kerjaan yang satu ini itu aku pengenin banget. rasa pengennya melebihi rasa pengen kerja di bank ato di perusahaan2 pemerintah. soalnya kerjaan ini tuh aku negarasa gue banget dan cukup gaya. hehehe gaya di mata gw… kerja dimana? kerja di sebuah event organizer buesar di surabaya dan sangat terkenal. haaa sapa yang tak mau… doakan akyu yach sob!
eh trus tapi ada lagi yang aku pusingin, cari mesin kasir di mana sih bok??? yang kayak kasir2 gramedia, matahari, jco, trus tentunya beserta aplikasi di dalamnya dunk ya. kalo cuma mesin kasir dan mesin barcode doank juga buat apa. apa ke softwarehouse ya belinya??? salah ya? aku mikir loh dari kemaren2, gag ngerti mesti nanya sama sapa… hiks…
eh eh ternyata cari nama usaha itu susah2 gampang ya. nama kan hoki2an juga, bener gag sih. hmmm… knp ya dulu pendirinya adidas, ngasi nama produknya adidas. kenapa tercetus nama itu. nike, umbro, victoria secret, mango, guess, maxim, jawa pos, ciputra… rasanya gampang banget gitu mereka bikin nama brand yang bagus. apa mereka juga melewati masa2 bingung mau di kasi nama apa usaha mereka itu, trus pake acara nanya2 ke temen2nya, trus pake acara masang status di facebook, trus nulis blog (prasaan ini gw ya)… hhhh…
btw aku pengen nonton rise of the lycans…
1 comment March 17, 2009
ber-LEBAY
kalo berlebay harta mau ga??? mauuuu dunk dunk dunk
kalo jalan bareng orang yang suka lebay. iiiiiiiiiiiiiiiiiih males lah yah..
bagiku menjadi seseorang tak perlu berbeda, biasa ajalah. nanti orang yang akan menilai kita itu memang punya kualitas yang berbeda atau tidak. alih-alih terlihat berbeda, malah terlihat ANEH. yah sewajarnya gitu loh. kadang kita suka lupa, mengukur orang lain dengan standart kita. mestinya tidak begitu. mestinya kamu tidak begitu. kalo kamu merasa asik dengan gayamu yang seperti itu, ketahuilah aku merasa nggak asik jalan sama kamu dengan gaya yang seperti itu. bahasa jawanya, g-i-l-o… kamu boleh punya aturan untuk kamu terapkan pada dirimu sendiri, tapi jangan kamu terapkan ke orang lain. belum tentu orang lain ngerasa okay juga menjalaninya. bukan begitu???
bete liat kamu jadinya! males tau’…
Add comment March 14, 2009
Ramalan si kartu TAROT 2
kali ini yang menjadi the reader adalah mr. STF, our new tarot reader… (lumayan gratis! :p)
as-ma-ra…
adalah topik yang paling ingin kubahas tuntas kali ini bersama mr. STF. masih orang yang sama seperti yang dibaca mas Anton dulu. masih dengan perasaan yang sama dan masalah yang sama pula. jadi ya hasil bacanya sama. kali ini the reader bilang, aku cocok dengannya. bisa jalan dengannya. aku nyaman bersamanya. tapi tidak bisa lebih dari ini. tidak bisa lebih dari sekarang ini…
kalo dulu versinya mas anton, aku bisa bersamanya asal aku mau fight! sedangkan mr. STF bilang kalo aku nunjukin or ngomong ke dia tentang perasaanku itu justru hal yang nggak baik. aku nggak tau mungkin ke depannya akan banyak kendala kalo aku jalan sama dia. karena kalo dipikir2 memang seperti itu. ada banyak permasalahan yang apakah-kami-bisa-disatukan, apakah-dia-bisa-menerimaku-seperti-aku-ikhlas-menerimanya-begitu.
mungkin akan kutemukan seseorang yang lain di tempat yang lain yang seperti dia. dia yang energic, dia yang menyukai keindahan, dia yang ramah.
whatever apa kata tarot… dia masih ada di hati… gebetan oh gebetan…
Add comment March 14, 2009
hey, i'm Daisy..